Warung Bebas
Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 September 2013

5 Kisah Bocah Paling Mengharukan Di Dunia

5 Kisah Bocah Paling Mengharukan Di Dunia


5 Kisah Bocah Paling Mengharukan Di Dunia - Bocah Merupakan sebutan bagi anak yang masih kecil dan masih belum begitu tau apa apa. Perlu kamu ketahui banyak sekali kisah mengharukan di dunia ini yang terjadi. Di bawah ini hanya beberapa kisah dari sekian banyak kisah saja. Semoga dapat memberikan informasi dan inspirasi bagi sobat sekalian ya. Berikut 5 Kisah Bocah Paling Mengharukan Di Dunia ;

1. Nkosi Johnson,1989 - 2001

Nkosi Johnson

Kisah Mengharukan Di Dunia ini lahir pada tahun 1989 di johanesburg.ia tidak pernah tahu ayahnya. Nkosi telah Mengidap HIV positif semenjak lahir, dia diadopsi oleh Gail johnson.Nkosi johnson mulai memjadi perhatian publik pada tahun 1997,ketika sebuah sekolah dasar dikota melville johannesburg menolak untuk menerimanya sebagai murid dikarenakan penyakit HIV-positif yang dia derita.

kejadian tersebut menyebabkan kehebohan ditingkat tertinggi politik afrika selatan,konstitusi melarang deskriminasi atas dasar status medis.Nkosi adalah inti pembicaraan di 13 Konferensi AIDS Internasional, di mana ia mendorong korban AIDS yang akan terbuka tentang penyakit dan untuk mendapatkan perlakuan yang sama.ini adalah cuplikan kata sambutan Nkosi:

"kita semua manusia yang sama, Kami memiliki tangan, Kami memiliki kaki, Kami dapat berjalan, kami dapat berbicara, kami memiliki kebutuhan seperti orang lain,jangan takut kepada kami,karena kita semua sama"

Nelson Mandela menyebut Nkosi sebagai "ikon perjuangan untuk hidup".Bersama dengan ibu angkat, Nkosi mendirikan sebuah tempat perlindungan HIV positif untuk ibu dan anak-anak mereka, Nkosi Haven's, di Johannesburg.

Pada bulan November 2005, Gail mewakili Nkosi ketika ia menerima Hadiah Perdamaian internasional anak dari tangan Mikhail Gorbachev. Nkosi's Haven menerima US $ 100.000 hadiah uang dari Yayasan KidsRights serta patung yang telah menamai Nkosi di Nkosi Johnson's kehormatan.kehidupan nkosi adalah subjek dari buku Kami oleh Jim Woote.

2.Hector Pieterson,1964 - 1976

Hector Pieterson

Kisah mengharukan di dunia ini terjadi pada Hector Pieterson (1964 - 16 Juni 1976) menjadi ikon gambar pada tahun 1976 tentang pemberontakan apartheid di Afrika Selatan ketika berita foto oleh Sam Nzima tentang kematian Hector yang sedang digendong oleh temannya, telah diterbitkan di seluruh dunia.

Dia dibunuh pada usia 12 tahun ketika polisi menembaki siswa yang berunjuk rasa. 16 juni berdiri sebagai simbol perlawanan terhadap kekejaman dari pemerintah apartheid. Saat ini, diketahui sebagai Hari Nasional Pemuda - sehari di Afrika Selatan yang menghormati kaum muda dan membawa perhatian terhadap kebutuhan mereka.

16 juni 2002,telah diresmikan sebuah museum Hector Pieterson di dekat tempat dia di Orlando Barat.

3.Iqbal Masih,1982 – 1995

Iqbal Masih

Kisah mengharukan di dunia ini terjadi pada Iqbal yang Masih adalah seorang anak laki-laki Pakistan umur 4 tahun yang telah dijual ke industri karpet sebagai budak dengan harga US$12. Dia disuruh bekerja selama dua belas jam perhari. Karena jam kerja yang lama dan keras,kurang makanan dan perawatan, Iqbal memiliki tubuh yang sangat kecil.

Pada usia dua belas tahun, Iqbal bertubuh tak layaknya anak laki-laki yang baru berusia 6 tahun. Pada usia 10 tahun, dia melarikan diri dari perbudakan brutal dan kemudian bergabung dengan Front Pembebasan Buruh bond Pakistan untuk membantu menghentikan pekerja anak di seluruh dunia, iqbal menolong lebih dari 3.000 anak Pakistan lepas dari perburuhan,escape to freedom.

Dia telah dibunuh pada hari Minggu Easter 1995. Diduga oleh banyak pihak bahwa ia telah dibunuh oleh anggota "Carpet Mafia" karena ia membawa publisitas terhadap pekerja anak di industri.

Pada tahun 1994, Iqbal telah dianugerahkan Reebok Human Rights Award. Pada tahun 2000, ketika Hadiah untuk Hak-hak Anak dibentuk, dia diberikan hadiah ini sebagai salah satu laureates.

4.Thandiwe Chama,1991

Thandiwe Chama

Kisah mengharukan di dunia berikut ini terjadi pada seorang gadis Zambia berusia 16 tahun,dia memperoleh scooped the 2007 International Children's menyingkirkan 28 nominasi lainnya dari seluruh dunia.hadiah yang prestasius tersebut diberikan kepada thandiwe pada hari minggu oleh pemenang hadiah nobel perdamaian betty williams and Live8 inisiator,sir bob geldof.hadiah berupa patung "the Nkosi" dan uang sebesar 100.000 Euro.

Pada tahun 1999 ketika thandiwe berusia 8 tahun,sekolahnya ditutup karena tidak ada guru,thandiwe beserta 60 anak lainnya berjalan mencari sekolah lainnya.akhirnya semua anak-anak tersebut ditampung di the Jack Cecup School.

diperkuat dengan prestasinya,thandiwe selalu meneriakkan tentang hak-hak anak sekolah untuk mendapatkan pendidikan yang layak.thandiwe terus bersuara,misalnya dengan berbicara didepan gereja tentang anak-anak dan AIDS,tetapi masalah tidak selalu mudah dibahas di gereja.bersama dengan temannya dia menulis dan mengilustrasi sebuah buku yang berjudul "the chicken with AIDS" yang menceritakan tentang kisah anak-anak penderita AIDS.

"Ini sangat penting untuk mengetahui bahwa anak juga mempunyai hak. Di sekolah saya belajar tentang hak. Dan kemudian saya tahu bahwa ini adalah sesuatu yang ingin saya untuk memerangi. Karena jika anak-anak telah diberi kesempatan, mereka yakin dapat berkontribusi di dunia ini membuat tempat yang lebih baik. "- Thandiwe Chama

5.Om Prakash Gurjar,1992

Om Prakash Gurjar

Pada usia lima tahun,dia diambil dari orang tuanya dan bekerja diladang selama 3 tahun.setelah itu dia menjadi aktivis di Bachpan Bachao Andolan,dia berkampanye tentang pendidikan gratis di rajasthan.dia kemudian membantu mendirikan sebuah network yang dikenal dengan nama "child friendly villages",tempat anak-anak yang dihormati dan hak-hak pekerja anak tidak diperbolehkan.

Dia juga mengatur network yang bertujuan untuk memberikan semua anak-anak yang lahir sertifikat sebagai salah satu cara untuk membantu melindungi mereka dari eksploitasi. Dia juga bekerja untuk memastikan anak-anak diberikan akte kelahiran. Dia mengatakan registrasi tersebut merupakan langkah pertama menuju enshrining hak anak-anak, membuktikan usia mereka, dan untuk membantu melindungi mereka dari perbudakan, perdagangan, perkawinan atau dipaksa melayani anak sebagai tentara.

Dia telah dianugerahkan Internasional Anak Hadiah Perdamaian oleh mantan Presiden Afrika Selatan FW de Klerk, yang memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1993.

Nah begitulah 5 Kisah Bocah Paling Mengharukan Di Dunia dari sekian kisah yang ada di dunia ini. Semoga dapat menjadi salah satu motivasi hidup sobat sekalian.

5 Bayi Aborsi Tapi Tetap Hidup

5 Bayi Aborsi Tapi Tetap Hidup


5 Bayi Aborsi Tapi Tetap Hidup - Aborsi dianggap sebagai tindakan kejam karena menghilangkan nyawa manusia. Di beberapa negara bahkan pelakunya diganjar dengan hukuman berat apabila tertangkap melakukan aborsi. Tak hanya pelaku, dokter dan tim medis yang membantu bisa dicabut ijinnya atau dihukum penjara.

demikian pula, ada beberapa kasus aborsi yang diijinkan untuk dilakukan. Syaratnya adalah soal keselamatan nyawa sang ibu, atau kondisi kesehatan yang berbeda. Itupun si ibu dan keluarga harus melewati beberapa tahap untuk bisa melakukannya.

Cerita soal bayi yang diaborsi ini bukanlah berita isapan jempol belaka. Entah bagaimana, seiring dengan kemajuan jaman, justru kasus aborsi semakin meningkat jumlahnya. Umumnya dilakukan oleh pasangan muda yang belum siap memiliki anak, atau hamil sebelum menikah.

Kasus seperti inilah yang bikin hati miris dan sangat disayangkan. Banyak bayi-bayi tak bersalah menjadi korban.Pernah mendengar soal kisah-kisah seram bagaimana si bayi menghantui ibu setelah diaborsi? Hmm.. cerita yang satu ini boleh Anda percaya, boleh juga tidak.

Tetapi terkadang cerita misterius dan keajaiban tak bisa diterima logika. Misalnya saja cerita tentang bayi-bayi yang nyaris digugurkan ini, namun akhirnya selamat dan hidup hingga sekarang.

Melissa Ohden


Melissa Ohden
  Courtesy Listverse.com

Melissa Ohden 'tidak sengaja' lahir secara prematur di tahun 1977. Kala itu, ibunya yang tengah mengandung Melissa ingin menggugurkannya. Padahal usia kandungan saat itu menginjak 7 bulan, usia yang memperbolehkan bayi dilahirkan, namun dalam kondisi prematur.

Entah karena alasan apa, si ibu Melissa tidak menginginkan keberadaannya. Ia memilih jalur aborsi dengan menggunakan air saline. Air tersebut merupakan cairan yang akan disuntikkan ke dalam rahim. Fungsinya akan membakar si bayi dalam beberapa jam, sehingga ia akan mati di dalam kandungan.

Jenis aborsi ini cukup kejam, karena bayi seperti dibakar dan akan menderita luka bakar serius sampai mati di dalam kandungan.Keajaiban terjadi, karena air saline yang di dalam rahim ibunya tidak membakarnya. Cairan tersebut justru membuat ia lahir dan keluar dari rahim ibunya. Malangnya, ia kemudian dibuang di tempat sampah, hingga seorang perawat menemukan dan menyelamatkan nyawanya.

Kini, Melissa mengampanyekan soal aborsi untuk menyelamatkan bayi-bayi tak bersalah lainnya. Ia adalah bayi yang beruntung kala itu karena berhasil lolos dari air saline yang mengancam nyawanya. Kini, ia telah menjadi ibu, dan melahirkan anaknya di rumah sakit di mana ia pernah nyaris digugurkan.

Gianna Jessen


Gianna Jessen
  Courtesy Listverse.com

Kisah Gianna hampir mirip seperti Melissa Ohden. Seperti dikutip dari Listverse, Gianna dikandung oleh ibu yang tak menginginkannya.Kala itu, ibunya masih berusia 17 tahun saat mengandungnya. Ia memutuskan untuk mengaborsi bayi yang usianya menginjak trimester ketiga. Ia menggunakan aborsi dengan cara air saline untuk membunuh bayinya.

Bayi Gianna menghabiskan waktu berada di dalam rahim yang terselimuti air saline selama 18 jam. Akhirnya ia berhasil selamat dan dilahirkan paksa akibat efek air saline. Beratnya tak sampai 2 kilogram saat lahir dan berstatus bayi adopsi karena dibuang loeh ibunya.

Sayangnya, air saline sempat membakar bagian tubuhnya, dan dokter memvonisnya menderita cerebral palsy, yang membuat ia kesulitan berjalan maupun berbicara.

Orang tua angkat Gianna sangat menyayanginya, mereka membesarkan Gianna menjadi sosok yang kuat, hingga ia tidak menyerah begitu saja. Dengan niat yang besar, ia bahkan bisa hidup seperti orang lain pada umumnya. Ia mengikuti London Marathon, menjadi pembicara di mana-mana dan memotivasi banyak orang untuk membuat keputusan baik dalam hidupnya.

Brandi Lozier


Brandi Lozier
  Courtesy Listverse.com

Brandi adalah salah satu bayi yang nyaris digugurkan dengan menggunakan metode air saline. Saat itu usia kandungan ibunya 4 bulan. Masih jauh dari usia bayi yang sempurna untuk dilahirkan.

Ia dilaporkan telah meninggal di dalam kandungan, sehingga petugas medis sudah bersiap-siap untuk mengeluarkan tubuhnya dan membuangnya dari rahim si ibu. Namun, betapa terkejutnya si petugas tersebut, karena ia melihat Brandi mengangkat sebelah tangannya, dan menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Brandi akhirnya berhasil diselamatkan, dan hingga kini menjadi pembicara di Colorado. Ia menyuarakan kepeduliannya karena pernah hampir menjadi korban aborsi ibunya.

Claire Culwell


Claire Culwell
  Courtesy Listverse.com
Saat itu ibu Claire berusia 13 tahun saat menyadari dirinya mengandung. Belum menikah dan dalam kondisi ekonomi yang buruk, ia berusaha menggugurkan kandungannya.

Ia keluar dari klinik dengan lega karena berpikir bahwa bayinya telah berhasil digugurkan. Beberapa minggu kemudian, ia menyadari bahwa rahimnya masih tumbuh membesar. Iapun kembali ke klinik tempat ia aborsi dulu. Dokter kemudian menjelaskan bahwa ternyata ia masih dalam kondisi hamil. Pada proses aborsi sebelumnya, salah satu bayi kembar saja yang diaborsi. Satu bayi lainnya berhasil hidup.

Ibu Claire memutuskan pulang dan menunggu kelahiran anaknya. Claire dilahirkan dalam kondisi prematur dan lemah. Tubuh bagian bawah tidak tumbuh dan dalam kondisi kritis. Ia harus mengikuti beberapa terapi pinggul, paha dan kaki agar tumbuh seperti posisi normal.

Claire dibesarkan oleh ibu kandungnya. Mereka punya hubungan yang sangat baik dan saling menyayangi satu sama lain. Claire tetap bangga dan bersyukur karena ibunya tidak menggugurkannya juga.

Keira Hamsworth


Keira Hamsworth
  Courtesy Listverse.com

Salah satu bayi yang berhasil bertahan dari aborsi dan tetap hidup adalah Keira. Saat itu, ibunya, Chelsea berusia 16 tahun saat mengetahui dirinya hamil. Usia kandungannya 10 minggu saat memutuskan untuk melakukan aborsi.

Chelsea kemudian pulang dan menyadari bahwa beberapa minggu kemudian, perutnya masih membesar dan usia kehamilannya tidak berhenti. Ia kembali ke dokter untuk menanyakan soal kondisinya. Ditemukan bahwa ternyata aborsi yang ia lakukan gagal.

Merasa sedih dan bersalah, Chelsea memutuskan menjaga dan mempertahankan kehamilannya. Dan akhirnya bayi Keira dilahirkan.Sayangnya, Keira lahir tidak sempurna karena salah satu tangannya hilang akibat usaha aborsi yang dilakukan ibunya. Pun demikian, bayi Keira menjadi bayi yang tumbuh ceria dan sehat.

Nah, itulah 5 Bayi Aborsi Tapi Tetap Hidup semoga menambah wawasan anda

Sumber : Vemale.com

Senin, 29 Juli 2013

5 Kisah Mualaf Paling Terkenal Di Dunia

5 Kisah Mualaf Paling Terkenal Di Dunia


5 Kisah Mualaf Paling Terkenal Di Dunia - Mualaf, Mereka mengubah keyakinan dulu menjadi sepenuhnya memeluk Islam dan mengakui keesaan Tuhan. Di tengah caci maki banyak kalangan terhadap agama dibawa Nabi Muhammad, Islam justru berkembang cukup pesat. Bahkan beberapa waktu lalu di surat kabar the Daily Mail, Islam bakal menjadi agama utama di Inggris satu dekade lagi. 


Anda beragama Islam diajak mengenal Kisah mualaf yang sangat inspiratif. Mereka datang dari latar belakang berbeda dengan satu tujuan, menjalankan kehidupan sesuai perintah Allah SWT termaktub dalam kitab sucinya Al-Quran. 

Dilansir dari berbagai situs dan surat kabar yakni dailymail.co.uk, the Guardian, dan sebagainya. Berikut 5 Kisah Mualaf Paling Terkenal Di Dunia :


1. Bilal Philips, mualaf mampu Islamkan 3.000 tentara Amerika

http://thesubmission.files.wordpress.com/2010/06/bilal.jpg


Abu Ameenah Bilal Philips bernama asli Dennis Bradley Philips. Dia berdarah Jamaika namun masa kecilnya dihabiskan di Kanada. Perjalanannya mengenal Islam menarik untuk disimak. 


Sebelum menjadi muslim, Philips menganut musik dan cinta sebagai agamanya. Dibesarkan dalam kultur musik Jamaika kental membuat ia memilih menjadi gitaris. Di kesengsem Jimi Hendrix dan Bob Marley. Saat berkuliah di Universitas Simon Frasier, Kota Vancouver, Kanada, dia kerap ngamen di klub dan kafe mempertontonkan kemahirannya bermain musik. 

Bermain musik memberikan kesempatan pria kelahiran Jamaika, 6 Januari 1946, ini menjelajah ke berbagai negara, termasuk Malaysia dan Indonesia pada 1960-an. Di dua negara berpenduduk mayoritas Islam ini, Philips mulai tertarik mempelajari agama Nabi Muhammad. 

Balik ke negaranya pada 1972, lelaki berjanggut ini memutuskan mempelajari Islam secara intensif. Dia kerap berdiskusi dengan para cendekiawan muslim dan mempelajari buku-buku agama rahmatan lil alamin ini. Tak perlu waktu cukup banyak, beberapa bulan kemudian Philips mengucapkan dua kalimat syahadat, tanda sumpah serta pengakuan keesaan Allah dan Rasulullah sebagai utusanNya. 

Setelah menjadi muslim, Philips memutuskan berhenti menjadi musikus dan mempelajari agama barunya lebih dalam. Dia mengaku tidak nyaman lagi bermusik. "Menjadi artis rentan terhadap perilaku dilarang Allah seperti obat-obatan, seks bebas, perempuan, dan pergaulan salah. Saya tidak mau seperti itu lagi," ujarnya. 

Dia kembali bersekolah dengan mendaftarkan diri ke jurusan studi Islam di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi. Alasannya, dia ingin belajar Islam dari sumber klasik di kota-kota bersejarah dan bukan budaya prakteknya. "Beda lingkungan akan berbeda menerjemahkan Islam," kata Philips. 

Kelar di Universitas Madinah, Philips terus belajar. Kali ini dia mendaftar program master di Universitas Riyadh. Selain berkuliah, dia juga nyambi menjadi pembawa acara Why Islam di Channel Two, stasiun televisi milik pemerintah Saudi. Acara seputar wawancara dengan para muallaf dari berbagai latar
belakang dan ketertarikan mereka mempelajari Islam. Dengan membawa acara itu, Philips mengaku imannya semakin kuat. Tak cuma menjadi presenter, dia juga menulis buku, antara lain Poligami dalam Islam dan Prinsip Dasar Iman dalam Islam. 


Kelar kuliah S2 pada 1990-an, Philips bekerja di departemen agama markas besar Angkatan Udara Arab Saudi di Ibu Kota Riyadh. Kala itu Perang Teluk tengah berkecamuk. Irak menginvansi ke Kuwait karena menolak menghapus utang luar negeri negeri Saddam Hussein itu. Posisi Kuwait kewalahan dan meminta bantuan ke Amerika Serikat. Negara adidaya itu mengirimkan pasukannya dan membuat pangkalan di Arab Saudi. 

Ketika tentara Amerika bermarkas di Negeri Petro Dollar itu, Philips kebagian memberikan materi tentang Islam kepada mereka. Ini penting untuk mengajarkan pengetahuan benar Islam bukanlah agama menyukai kekerasan. Hasilnya, sekitar tiga ribu serdadu Amerika masuk Islam. 

Selepas Perang Teluk, Philips dikirim ke Amerika untuk mendampingi para tentara muallaf itu. Dia mendapat bantuan dari anggota tentara beragama Islam untuk membuat konferensi dan kegiatan. Usahanya ini membuahkan hasil dan militer Amerika akhirnya membangun musala di seluruh pangkalan militer mereka. 

Kelar proyek itu, Philips hijrah ke Filipina dan mendirikan pusat informasi di Mindanao serta universitas berbasis Islam di Cotobato City. Pada 1994, Philips mendapat undangan bergabung dengan lembaga amal Dar Al Ber di Dubai, Uni Emirat Arab. Di sana ia membentuk pusat informasi Discover Islam di Kota Karama. Proyeknya kali ini mengundang ulama dari pelbagai negara. Dalam lima tahun, pusat informasi itu telah membuat 15 ribu orang dari seluruh penjuru dunia mengucapkan dua kalimat syahadat.


2. Daniel Streich, benci masjid namun kini bersujud

http://static.republika.co.id/uploads/images/detailnews/daniel-streich-_120907160713-520.jpg

Daniel Streich, anggota Partai Rakyat Swiss (SVP) menjadi sosok terkenal. Bukan saja awalnya dia sangat menentang keras pembangunan masjid di negaranya, melainkan dirinya secara mengejutkan berpindah haluan menjadi seorang muslim. 


Streich penganut kristen taat. Dia dibesarkan dengan ajaran Kristiani dan semasa kecil pernah bercita-cita menjadi pastor. Namun ketika remaja niatnya berubah. Ia mulai gemar berpolitik dan tanpa ragu terjun langsung menjadi anggota partai ternama di Swiss. 

SVP bukan partai sembarangan. Di dalamnya terdiri dari cendekia, ilmuwan, pelajar, dan pegiat bukan dari kalangan muslim. Partai ini menjadi penentang nomor wahid penyebaran Islam di Swiss dan Streich paling vokal menyerukan penutupan masjid di seantero Negeri Cokelat ini. 

Streich mempropagandakan anti-Islam ke seluruh negaranya. Ia menaburkan benih-benih kemarahan dan cemoohan bagi umat Islam di Swiss. Ia merasa mimbar dan kubah masjid tidak cocok dengan budaya negara itu. Ia juga menuding Islam agama teroris, pembuat onar, dan kekerasan. 

Dalam usahanya menyingkirkan Islam dari Swiss, lelaki ini malah mempelajari Alquran dan Islam. Ia berharap dengan memahami ajaran Nabi Muhammad itu, dia mampu meruntuhkan iman kaum muslim. Yang terjadi, ia malah terpesona dengan agama rahmatan lil alamin ini. 

Semakin jauh Streich belajar Islam, semakin tenggelam dia dalam keindahan agama samawi itu. "Banyak perbedaan saya dapatkan ketika mempelajari Islam. Agama ini memberikan saya jawaban logis atas pertanyaan hidup penting dan tidak saya temukan di agama saya," katanya. 

Presiden Organisasi Konferensi Islam (OKI) Abdul Majid Aldai mengatakan orang Eropa sebenarnya memiliki keinginan besar mengetahui Islam dan hubungan antara Islam dengan terorisme, sama halnya dengan Streich. 

Dulu, Streich sering meluangkan waktu membaca Alkitab dan pergi ke gereja, tapi sekarang ia membaca Alquran dan melakukan salat lima waktu setiap hari. Dia keluar dari SVP dan mengumumkan status muslimnya. Streich bilang telah menemukan kebenaran hidup dalam Islam yang tidak dapat ia temukan dalam agama sebelumnya.



3. Anne William Kennedy, cendikiawan Inggris jadi muslim di Palestina

http://ddhongkong.org/wp-content/uploads/2012/07/Anne-kennedy.jpg

Anne William Kennedy, perempuan dan cendekiawan asal Inggris, Sabtu lalu mantap memeluk Islam di Jalur Gaza, Palestina. Dia mengucapkan dua kalimat syahadat didampingi oleh Ketua Asosiasi Sarjana Palestina Dr. Salim Salama. 


Setelah selesai bersyahadat dan diteruskan doa, Anne dan Salim melakukan konferensi pers di kantor Asosiasi Sarjana Palestina diliput oleh beberapa stasiun televisi. Dia lalu mengganti namanya menjadi Khadijah Hassan. 

Anne yakin memeluk Islam setelah dia bertukar pikiran dan berdialog dengan Yusuf Hassan, seorang pemuda asal Khan Yunis, Gaza Selatan. Sebelum memutuskan menjadi muslimah, pemegang gelar sarjana di bidang ekonomi, politik, dan filsafat itu membaca buku-buku tentang Islam. 

Anne mengaku gembira setelah resmi menjadi muslimah dan bangga bisa berada di Jalur Gaza. Menurut dia kota itu tepat buat ditinggali kaum muslim. Dia masih mengajar agama di sebuah sekolah di Inggris sampai sekarang. 

Dalam konferensi pers, Salim Salama mengucapkan selamat kepada Anne yakin menjadi muslimah. Di akhir jumpa pers, dia memberikan sebuah mushaf Alquran dengan terjemahan Inggris kepada muslimah itu.


4. Arnoud van Doorn, anti-Islam kini jadi muslim

http://www.omroepwest.nl/sites/default/files/imagecache/cp_main/erasmus/00/2109226.jpg

Arnoud van Doorn, salah satu anggota partai politik sayap kanan Belanda dari Partai Bagi Kebebasan, yang dikenal anti-Islam dikabarkan telah masuk Islam. Doorn menjadi muslim setelah dia melakukan penelitian mengenai agama ajaran Nabi Muhammad itu dan kehidupan kaum muslim. 


"Saya mengerti kenapa semua orang skeptis, terutama mengenai hal-hal yang tak terduga bagi banyak orang. Ini merupakan keputusan besar yang saya tidak anggap remeh," kata Doorn. 

Kabar keputusan Doorn masuk Islam pertama kali muncul saat dia menyebut kata 'awal baru' di akun Twitter dia bulan lalu. Dia kemudian menulis kalimat syahadat dalam bahasa Arab untuk memproklamirkan kepercayaan barunya itu. Doorn akhirnya mengumumkan bahwa dia sudah masuk Islam. 

"Orang-orang terdekat saya tahu bahwahampir setahun belakangan inisaya sedang aktif membaca Alquran, hadist, sunnah, dan buku-buku lainnya tentang Islam," ucap Doorn. "Di samping itu, saya juga banyak melakukan berbagai percakapan dengan kaum muslim tentang agama." 

Dia mengatakan dorongan daripartainya agar mempunyai sikap menentang Islam justru membuatnya penasaran dan ingin menggali tentang kebenaran agama Islam sendiri. 

"Saya mendengar banyak pandangan buruk mengenai Islam. Namun, saya bukanlah tipe orang yang hanya mengikuti pendapat orang lain tanpa melakukan penelitian terlebih dahulu," ucap dia. 

Doorn menjelaskan dia akhirnya mulai melakukan penelitian lebih dalam tentang Islam untuk menjawab rasa keingintahuannya itu "Kerabat saya, Abu Khoulani, dari dewan perwakilan Kota Hague telah membawa saya untuk berhubungan dengan anggota Masjid As-Sunnah, yang akhirnya membuat saya mengenal lebih jauh tentang Islam." 

Doorn yang juga merupakan anggota parlemen Belanda dan dewan perwakilan Kota Hague, memang telah lama dikait-kaitkan dengan sikap anti-Islam lantaran tergabung dengan partai pimpinan Geert Wilders itu. Wilders memang dikenal sebagai politikus penentang Islam, kaum muslim, dan Alquran. 

Bahkan, Wilders pernah menegaskan perjuangannya menghentikan penyebaran Islam di Eropa dan dunia merupakan tujuan utama dalam hidupnya. "Perjuangan anti-Islam adalah misi hidup saya," kata lelaki 49 tahun itu. 

Doorn mengatakan dirinya sadar telah berbuat kesalahan dalam kehidupannya seperti halnya orang lain. Namun, dia menyebut, dari kesalahan-kesalahan itu, dirinya justru telah belajar banyak."Dengan menjadi Islam, saya merasa telah menemukan jalan saya. Saya menyadari ini adalah awal baru dan saya masih harus banyak belajar."


5. Taki Takazawa, mantan tukang tato Yakuza jadi imam masjid di Jepang

http://namakuddn.files.wordpress.com/2012/10/abdullah-taki-takazawa.jpg

Nama aslinya Taki Takazawa. Rambutnya gondrong dan tubuhnya dipenuhi tato. Secara penampilan, dia nampak mirip dengan anggota kelompok mafia Jepang, biasa disebut Yakuza. Dia memang mantan tukang tato para anggota geng paling ditakuti di Negeri Matahari Terbit itu. Selama 20 tahun profesi itu digelutinya. 


Tapi pandangan negatif pada penampilan fisiknya itu berubah saat dia mengumandangkan Azan. Takazawa kini menjadi Imam sebuah masjid di Ibu Kota Tokyo. Setelah mengucapkan dua kalimat Syahadat, Takazawa mencantumkan nama muslim Abdullah, berarti Hamba Allah SWT. 

Perkenalannya dengan Islam secara tidak sengaja terjadi di Wilayah Shibuya. Takazawa melihat seseorang dengan kulit dan janggut putih. Orang itu juga mengenakan baju dan turban warna suci. "Orang itu memberikan sebuah kertas dan menyuruh saya membaca kalimat tertera bersama dia," ujarnya. 

Kalimat itu ternyata Syahadat, pengakuan pada ke-esaan Allah SWT dan Muhammad SAW sebagai utusannya. Meski tak paham secara keseluruhan, Takazawa pernah mendengar sepintas Allah dan Muhammad. Seperti kebanyakan penduduk Jepang, Takazawa menganut aliran kepercayaan Shinto. 

Pertemuan dengan orang serba putih itu membekas di ingatan Takazawa. Dua tahun setelah memeluk Islam, dia bertemu lagi dengan sosok inspiratifnya itu. "Ternyata dia pernah menjadi Imam di Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi. Saya bersyukur bisa bertemu dengannya," katanya. 

Imam Masjid Nabawi itu meminta Takazawa untuk menjadi Imam di masjid di wilayah Shinjuku. Sebelumnya, dia melaksanakan ibadah haji dan menimba ilmu beberapa bulan di Kota Makkah. Nama Takazawa terkenal lantaran dia menjadi satu diantara lima imam Masjid besar di Jepang, dari 13 juta populasi manusia di Tokyo.

Nah, itulah 5 Kisah Mualaf Paling Terkenal Di Dunia semoga menambah wawasan anda.

Sumber

Kamis, 25 April 2013

5 Politikus Wanita Paling Muda Di Dunia


5 Politikus Wanita Paling Muda Di Dunia

5 Politikus Wanita Paling Muda Di Dunia - Kita mengenal istilah emansipasi wanita, dimana wanita menuntut persamaan hak dan kewajiban. Sama halnya dengan politik kini tidak hanya pria, wanita pun dapat menjadi politikus yang handal dan tidak mengenal usia dan tergolong masih muda. Berikut inilah wanita wanita muda tersebut dalam 5 Politikus Wanita Paling Muda Di Dunia :


1. Alina Maratovna Kabaeva


Alina Maratovna Kabaeva merupakan anggota parlemen State Duma, semacam majelis rendah di Rusia dari Partai Gabungan Rusia. Perempuan kelahiran Tashkent, Uzbekistan 12 Mei 1983 ini merupakan atlet jawara senam ritmik sebelum terjun ke dunia politik. Darah atlet Alina menurun dari ayahnya, atlet sepak bola terkenal di Uzbekistan dan ibunya atlet bola basket.

Prestasi Alina dalam senam ritmis tak tanggung-tanggung, 2 kali menyabet medali olimpiade, 18 medali kejuaraan dunia, dan 25 medali kejuaraan Eropa. Dia kemudian mengumumkan pensiun dari dunia senam ritmik pada Oktober 2004.


2. Yuri Fujikawa


Yuri Fujikawa, merupakan politikus dan anggota DPRD Kota Hachinohe, Prefektur Aomori, Jepang dari jalur independen. Keinginannya untuk maju menjadi politisi usai lulus dari Universitas Teikyo ditentang ayahnya yang juga politikus, karena berharap Yuri menjadi ibu rumah tangga biasa.

Saat ayahnya kampanye untuk menjadi anggota parlemen tahun 2003, Yuri menjadi juru kampanye. Ayahnya pun berhasil menjadi Ketua DPRD Hachinohe. Kekalahan ayahnya saat mencalonkan lagi pada 8 April 2008, melecut Yuri untuk maju. Pada 10 April atau 2 hari setelah ayahnya dinyatakan kalah, Yuri menyatakan maju untuk anggota DPRD dari jalur independen.


3. Tin Pei Ling


Tin Pei Ling, politikus perempuan moncer dari negara jiran, Singapura. Tin maju melalui Partai Aksi Rakyat mewakili wilayah Marine Parade (meliputi Bedok, Chai Chee, Geylang, Kaki Bukit, Kallang, Kembangan, Marine Parade, Mountbatten, Ubi dan sebagian Serangoon) dan terpilih pada pemilu Singapura, Mei 2011 lalu. Tin dimajukan untuk menarik para pemilih pemula dan pemilih muda di negara kota itu.


4. Julia Bonk


Julia Bonk, politikus muda Jerman kelahiran Burg Bei Magdeburg, Jerman Timur 29 April 1986. Julia terpilih menjadi anggota parlemen pada tahun 2004, saat dia berusia 18 tahun melalui partai kiri Jerman, Partai Sosial Demokrat, mewakili wilayah Landtag of Saxony.

Saat itu Julia baru saja lulus sekolah dwibahasa (Jerman-Prancis), Abitur. Setelah terpilih Julia melanjutkan kuluahnya di bidang politik dan sejarah di Universitas TU Dresden. Praktis kiprah Julia ini menjadikannya sebagai politikus termuda di Jerman, dan fotonya langsung terpampang pada 87 koran internasional.


5. Rathika Sitsabaiesan


Rathika adalah anggota parlemen dari Kanada dari Partai Demokrat Baru mewakili wilayah Scarborough—Rouge River. Rathika yang kelahiran 23 Desember 1981 itu terpilih pada Mei 2011 lalu, berarti saat itu umurnya baru 29 tahun. Alhasil Rathika menjadi anggota parlemen termuda di Wilayah Toronto. Tak cuma itu, Rathika menjadi satu-satunya anggota parlemen dari keturunan suku Tamil, Sri Lanka.

Rathika lahir di kota kecil di semenanjung Jaffna, Sri Lanka. Saat umur 5 tahun, keluarga Rathika beremigrasi ke Kanada, tepatnya di Missisauga, Toronto. Ayahnya yang menjadi difabel karena kecelakaan memaksa ibunya berhenti belajar keperawatan dan harus bekerja di gudang untuk menafkahi keluarganya.

Rathika sempat digunjingkan lantaran memperhalus fotonya. Foto dia yang memperlihatkan belahan dada menjadi tidak berbelahan dada. Foto asli bisa ditemukan di internet, namun ketika nangkring di situs parlemen Kanada, belahan dada itu hilang. Entah apakah penghalusan foto itu inisiatif Rathia atau partainya.

Nah, itulah 5 Politikus Wanita Paling Muda Di Dunia semoga menambah wawasan anda.

Rabu, 24 April 2013

5 Pilot Paling Muda Di Dunia


5 Pilot Paling Muda Di Dunia

5 Pilot Paling Muda Di Dunia - Apakah kalian pernah membayangkan dengan pesawat yang dikemudikan sendiri bisa berkeliling dunia. Inilah yang dilakukan muda-mudi ini, berkat kerja keras dan keuletannya mereka mendapat kesempatan untuk menjadi seorang pilot si usia muda yang profesional. Nah Berikut 5 Pilot Paling Muda Di Dunia :


1. Carlo Schmidt


Merupakan pilot yang berhasil memecahkan rekor dunia sebagai pilot termuda yang terbang keliling dunia. Pemuda Swiss, yang berusia 22 tahun, ini menempuh perjalanan sejauh 40.000 mil.

Selama 110 jam di atas langit, Carlo telah terbang untuk mengunjungi 21 negara. Aksi ekstrem tersebut ditetapkan sebagai rekor terbaru dalam Guinness World Records. Carlo memulai perjalanannya di udara sejak 11 Juli dan mendarat dengan selamat pada 29 September. Ia juga berhasil mengumpulkan uang amal sebesar 50.000 Franken atau sekitar Rp 512 juta untuk UNICEF.


2. Sarah Kusuma


Wanita kelahiran bandung 3 Maret 1988 ini merupakan lulusan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug. Pada awal 2007, Sarah menjadi satu-satunya siswa wanita yang lolos dalam seleksi penerimaan calon pilot di sekolah itu. Selama dua tahun dua bulan, ia belajar mengemudikan pesawat. Dan begitu lulus, langsung menerima pinangan sebagai pilot Garuda Indonesia.

Kariernya di maskapai penerbangan terbesar di Indonesia itu cukup mulus. Tak cuma menjelajah kota-kota di pelosok Nusantara, tapi juga mendapat kepercayaan terbang ke China, Perth, dan sejumlah kota di Asia Tenggara. Jam terbangnya sudah 1.500 jam.


3.Barrington Irving


Barrington Irving merupakan Pilot yang berhasil menerbangkan pesawat single engine dan menyelesaikan tiga bulan perjalanan udaranya pada umur yang sangat muda yakni 23 tahun.

Barrington Irving lahir di Jamaika pada 11 November 1983 dan bermigrasi bersama kedua orang tuanya menuju Amerika pada usia dini. Irving kecil dibesarkan di pusat kota Miami, dikelilingi oleh kejahatan, kemiskinan, dan anak-anak putus sekolah, ia mengalahkan kemungkinan untuk menjadi orang termuda dan satu-satunya Afrika Amerika yang pernah terbang solo di seluruh dunia. Dia membangun pesawat sendiri, melakukan penerbangan bersejarah, lulus secara cumlaude dari program aeronautikal science di Universitas Florida Memorial Science di Mami dan mendirikan sebuah yayasan pendidikan yang sangat dinamis.


4. Raden Roro Iin Irjayanti


Pilot Perempuan kelahiran Jayapura, 4 November 1985. Merupakan pilot maskapai penerbangan Batavia Air, Ia adalah lulusan dari Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia yang disebar Departemen Perhubungan hingga tempat tinggalnya di Timika, Papua. Waktu itu tahun 2003.

Di Batavia Air, Iin mengantongi izin menerbangkan Boeing 737 jenis 300-400 yang mampu mengudara di atas ketinggian 37.000 kaki.


5. Allendia Traviana


Seperti halnya Iin menghabiskan hari-harinya sebagai pilot di Batavia Air. Allend, begitu dara yang lahir di Kupang 23 tahun silam ini disapa, sempat terganjal restu sang ayah. Ayahnya hanya merestui ia masuk ke jurusan Air Traffic Controller, bertolak belakang dengan keinginannya menjadi penerbang. Allend yang mendapat beasiswa sekolah penerbang dari Batavia Air, Oktober 2007. Berkat keuletan dan kegigihannya menjadikan Allendia menjadi pilot termuda bersama dengan Lin.

Nah, itulah 5 Pilot Paling Muda Di Dunia semoga menambah wawasan anda.

 

APA AJA IX Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger